RCSB 24

1505 Kata

Malam hari setelah pulang kerja, Denis mengajak Syla ke rumah orangtuanya. Syla sempat ragu, tak enak jika bertemu Indri di sana. Denis berusaha menyakinkan istrinya, bahwa ada ia disamping Syla. "Ayo." Denis menggenggam tangan Syla, tangan itu berkeringat. "Jangan takut." Denis mengusap genggaman tangannya di tangan Syla dengan ibu jarinya, menenangkan kegelisahan Syla. Bel sudah dipencet, mereka menunggu dibukakan pintu. Bu Selvi yang membukakannya untuk mereka, basa-basi Bu Selvi mencium pipi Syla lalu memeluknya singkat. "Ayo, mari masuk." Ucap Bu Selvi ramah, tentu saja itu dibuat-buat. Karena Bu Selvi tengah gemas mendengar penuturan Indri, putri kesayangannya. "Papa mana Ma?" "Ada di kamar, sebentar Mama panggilkan." Ucap Bu Selvi. Sepasang suami istri paruh baya itu be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN