22. Aksi & Mantra Seamus

1992 Kata

    Seisi aula kembali hening saat derap langkah kaki sang raja membuat seluruh orang yang ada di dalam sana terintimidasi. Alunan musik yang mengalun lembut tidak lagi terdengar di indra pendengaran mereka. Tidak ada satupun yang bersuara, bahkan napas mereka sekalipun.     Pria berperut buncit itu berdiri di atas tengah-tengah tangga spiral, membuat seluruh kepala perlu mendongak untuk memandanginya. Terdapat sebuah mahkota di puncak kepalanya yang berkilauan dan memiliki harga yang tidak akan menandingi apapun di Planeta Nobella. Raja Hector I mengibaskan sebelah tangannya dan membungkuk sesaat.     "Para hadirin sekalian, pertama-tama saya akan mengucapkan Salam Regalis. Selamat datang untuk kawan-kawan saya yang tercinta. Sungguh sebuah penghormatan besar bagi kami sekeluarga untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN