Usai acara selesai, Nugra pulang ke rumah. Acara itu diadakan sampai larut malam karena keluarga besar Ryu mengajaknya bermain kartu. Dianggap keluarga sendiri adalah sebuah anugerah bagi Nugra. Hidupnya seakan berwarna saat Ryu datang membawanya ke dalam kehidupan yang lebih baik lagi. Ia sedikit minum malam ini, tidak sampai mabuk. Ia masih bisa melihat semuanya dengan jelas dan tahu arah jalan pulang. Miranda sudah ketar-ketir di rumah. Bolak-balik melihat jam karena Nugra belum pulang. Mencoba menghubungi nomornya, tapi, tidak aktif. Hatinya semakin tidak enak, mulai berpikir yang tidak-tidak. Tapi, begitu pintu berbunyi, Wanita itu terlihat begitu lega. "Mas, syukurlah kamu udah pulang." Miranda menghampiri suaminya yang berjalan sempoyongan. Keningnya berkerut curiga."Mas, mabuk?"
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


