Saat kecewa, Anggara sering memiliki satu pemikiran aneh, dia lebih menyukai melampiaskan perasaan tersebut dengan berfantasi mengenai satu aksi memuaskan. Membunuh siapa pun yang terlintas dalam benak, bahkan pria tersebut sangat menikmati pemikiran yang terbilang tidak normal. Jelas jika dirinya berada dalam satu masa dengan jiwa sakit parah. Jika Anggara dibuat marah oleh orang lain, seringkali dia mengkhayalkan orang-orang tersebut celaka atau paling parah mati. Bahkan, terkadang membuat plot untuk 'merencanakan' pembunuhan di kepala. Dia memiliki gambaran nyata dan utuh setiap tindakan yang bisa dilakukan setiap kali berfantasi mengenai kematian paling buruk untuk orang lain. Sering kali pikiran tak sadar manusia begitu liar sehingga mampu membayangkan hal-hal yang sebenarnya dalam

