Flash Back On: Perbuatan Jaya Angsama

1037 Kata

“Jadi, kamu tak tahu siapa yang menyekap sekian lama?” selidik sang ayah yang hanya direspon gelengan cepat oleh Dirga, pria dengan bekas luka tertutup perban di pelipis menatap lurus pantulan wajah di kaca jendela. Masih terlihat beberapa lebam, tetapi tak separah sebelumnya. Rasa sakit berkurang, perlahan kesadaran kembali. Namun, dia masih merasa gelisah tanpa sebab, ada kecemasan yang sulit dijelaskan dengan nalar. Apa yang sebenarnya terjadi selama penyekapan? Dirge belum benar-benar menemukan kepingan ingatan di sana, terkait siksaan sekaligus penyiksa. Di mana dirinya berada selama ini? Kenapa ingatan sulit dikumpulkan? Seharusnya Dirga segera mengingat, menemukan jawaban atas semua pertanyaan yang dilontarkan sang ayah. Namun, kenapa dia hanya merasakan sakit kepala yang tak ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN