Urutan Kematian

1269 Kata

“Dirly,” panggil Noi yang terlihat mengamati keadaan sekitar, dirasa aman karena tak ada Adrian serta dua polisi lain sehingga akan bisa menganalisis lebih serius mengenai Demon tanpa perlu merahasiakan banyak hal. Sebab, saat sedang mencoba menjabarkan beberapa kejahatan di depan para polisi, Noi butuh beberapa filter serta pemilihan diksi tepat agar tak menimbulkan pegambilan keputusan yang dilandasi emosi semata. Apalagi melihat Adrian sudah dalam kondisi di skorsing, datang ke kantor untuk absen. Sementara kasus diserahkan pada tim lain yang dianggap lebih kompeten oleh ayah Olin. “Kamu ingin mengatakan sesuatu?” Dirly terlihat lebih memahami apa yang ada di balik kepalanya dibanding polisi tampan, Noi langsung mengangguk cepat karena memang ada banyak hal yang mengganjal dan harus d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN