“Siapa di antara mereka yang menurutmu normal?” bisik Desi pada Violeta yang sedang mengawasi jalanan sepi malam ini, “pria yang terlihat normal, tapi selalu mengenakan topeng atau laki-laki itu?” Violeta yang ikut memandang arah telunjuk Desi hanya mengedikkan bahu, dia pun bingung untuk menjelaskan tentang dua anak manusia yang sama persis tersebut. Pria dewasa sudah seharusnya dapat hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Namun, laki-laki yang tengah menunggu waktu untuk bertindak itu justru memiliki sifat sebaliknya. Anggara tidak bersikap sesuai dengan usianya, cenderung tidak mandiri dan sangat kekanak-kanakan. Sifat tersebut tentu tidak hanya melulu dimiliki pria. Beberapa wanita dewasa juga mungkin kekanak-kanakan. Hanya saja, ada istilah khsus untuk Anggara, dia dia

