"Kalau kamu tidak percaya padaku, mending kamu sendiri yang urus. Bukankah kita akan menikah nanti, artinya semua milik bersama. Kita kembangin bersama. Tapi kamu sepertinya tidak percaya padaku, meskipun sudah beberapa tahun kita berhubungan. Aku merasa sedih dan kecewa dengan ucapan kamu barusan," ucap Daniel memasang wajah sedih. "Duh, bukan gitu maksudnya. Aku hanya mau tau berapa modal yang kita keluarkan, jadi kita bisa tau berapa lama kita mengembalikan modal itu. Sisanya berarti sudah masuk keuntungan kita, kamu kenapa jadi sensi sih. Apa kurang kita bercinta semalaman?" tanya Tamara bermaksud mencandai Daniel. "Hem, ya sudah nanti aku berikan semua rinciannya." Daniel menjawab tapi tanpa reaksi karena masih merasa kesal pada Tamara. "Sayang, jangan ngambek dong. Aku beneran gak

