Clarissa keluar dari ruangan William, dan berlari menuju toilet. Ia berdiri di depan wastafel, lalu membasuh wajahnya. Dadanya masih berdebar hingga saat ini. Bagaimana tidak berdebar! William memeluknya dengan tiba-tiba seperti itu! "Entah mengapa, aku merasa semalam aku juga mencium wangi yang sama seperti William," Clarissa menatap pantulan tubuhnya di cermin wastafel, dan di saat seperti itu, ia mendengar sayup-sayup suara dari luar. Dan benar saja, ada 2 wanita yang masuk ke toilet. Mereka mematung sejenak di depan pintu karena melihat Clarissa. Clarissa tersenyum canggung ke arah mereka. "Are you okay?" tanya salah satu dari mereka. Mereka berdua berdiri di antara Clarissa. "Y-ya, i'm okay," jawab Clarissa menatap mereka melalui cermin. "Dia pasti menyulitkan mu," Clarissa m

