CHAPTER EMPAT PULUH SATU

2059 Kata

            "Kenapa sih lo harus antar jemput gue? Gue kan bisa berangkat dan pulang sendiri, Ras?" tanya Ciara yang kembali terkejut melihat Iras sudah berdiri di depan rumahnya dengan motor besarnya.             "Karena gue harus jagain lo selama Mahesa nggak ada." Ciara mengernyit mendengar jawaban laki- laki di depannya. "Eh, nyokap lo mana? Mau pamit nih." tanyanya sambil melongok ke dalam rumah yang tampak sepi.             "Udah gue pamitin tadi. Ayok buruan jalan." kata Ciara sambil mengambil helm yang diulurkan Iras lalu naik ke jok belakang. Dibonceng Iras itu sama saja kayak mau nyumbang nyawa. Dia bawa motor kayak orang kesetanan. Nggak bisa lihat celah dikit pasti langsung nyalip. Membuat Ciara mati- matian menahan ngeri sambil berpegangan pada tepi jok di belakangnya erat-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN