CHAPTER EMPAT PULUH SEMBILAN

2285 Kata

Kamal mengucapkan salam lalu menurunkan ranselnya dan menaruhnya di sofa ruang tamu kediaman Wijaya. Di sana sudah ada tiga ransel penuh dan satu tas ukuran lumayan besar. “Sarapan dulu, Mal.” Suara Ayra terdengar. Kamal masuk ke ruang makan dan melihat Wijaya, Ayra dan Lara tengah menikmat sarapan. Kamal duduk di samping Ayra dan ikut makan setelah Wijaya mempersilakan. Mereka memang akan pergi glamping di daerah Bogor. Wijaya sengaja mengambil cuti tiga hari demi mengajak kedua anaknya berlibur. Semenjak hubungan Lara dan Ayra membaik, Wijaya lebih banyak meluangkan waktu untuk kedua anaknya. Ia selalu mengusahakan untuk pulang cepat agar bisa makan malam bersama. Ia mulai sering berbicara dan mengobrol bersama kedua anaknya, hal yang sudah sejak lama tak mereka lakukan. Wijaya ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN