Kata siapa menunggu itu membosankan? Buktinya aku masih bisa bertahan. Kini Sasi tengah duduk di boncengan motor Vespa milik Ivan, tadinya Sasi menolak namun karena Sasi tak sengaja melihat Alfin, jadi ia mau diantar oleh Ivan. "Lo tau gak" ucap Ivan memecahkan keheningan. "Gak" tukas Sasi tegas. "Ck, gue belum selesai ngomong" ucap Ivan. "Ya udah lanjutin" kata Sasi, ia berpegangan dengan tas milik Ivan, seragam khas anak SMA masih melekat ditubuh mereka berdua, namun Sasi menutupinya dengan sweater pink bergambar apel. "Gue baru pertama kali ngajak cewek boncengan kayak gini tau" ucap Ivan. "Gak percaya tuh, mantan se jagad gitu" ujar Sasi. "Ya emang tapi gue gak pernah mau nganterin mereka pulang ataupun hanya duduk di motor gue" jelas Ivan, entah kenapa pipi Sasi memanas. "Oh

