28

798 Kata

Terkadang mimpi hanyalah sekedar mimpi', yang tak mungkin menjadi kenyataan sellaselly12 Bel pulang sekolah dikumandangkan, dengan buru-buru Sasi memasukkan buku yang berserakan di mejanya. "Sas Lo kenapa buru-buru gitu sih, kayak orang mau ketinggalan pesawat aja" heran Gina. "Kebelet gue" bohong Sasi, ia langsung pergi meninggalkan Gina dan Gilang yang masih duduk di bangkunya. "Kenapa dia?" Tanya Galang. "Kebelet katanya" jelas Gina. *** Sasi berlari hingga tanpa sadar ia menabrak seseorang. Bruk, Sasi tak melihat siapa yang ditabrak oleh dirinya, dengan buru-buru Sasi pergi setelah meminta maaf namun masih tak memperhatikan siapa yang ditabrak dirinya. "Sorry gue gak sengaja" cetus Sasi lalu melanjutkan langkahnya dengan terburu-buru. Setelah melewati lorong kelas sepuluh ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN