Aku membuka mata perlahan, berat sekali rasa nya dan sedikit berkunang-kunang. Dan lagi, apa aku sekarang sedang buta warna ? sepertinya kamar yang kami pesan tadi kalau aku tidak salahdinding nya berwarna orange lalu sekarang berwarna putih bercampur biru langit. “Kamu udah bangun ?” Deg….suara itu. Aku sedang tidak berhalusinasi kan ? aku mengerjabkan mataku beberapa kali untuk mencari titik focus mata ku. Damn it, ini bukan hotel. And nice, wanita ku ada di sini. “Hospital ?” tanya ku pada nya. Ia mengangguk sebagai jawabannya. Terakhir yang aku ingat, aku hanya demam deh. Kok sekarang ada disini. “Kamudemam tinggi, Yang.” Ujar Arabella pada ku. Aku terdiam, demam yah? God damn it, bakal nginap di sini dong. I hate being here. Pakai acara di infus segala. “Air…” pintaku pada Arab

