Rasa Bersalah

1006 Kata

"Kamu sudah ngerasain kontraksi lagi?" tanya Zaldi selanjutnya. "Bel- … argh … sudah!” Gadis itu mulai kesakitan lagi. "Sakit!” "Dorong pelan-pelan, bantu bayinya turun.” Sembari mengawasi Elleanor, Zaldi membopong bayi pertama dari d**a gadis itu, menyerahkannya pada Marlon untuk dimandikan, dan dibungkus kain hangat. "Zal, kamu baik-baik aja?" Tersirat kekhawatiran dalam pertanyaan Marlon. "Semoga.” "Jangan diterusin, Zal! Istirahat! Kita bisa manggil dokter atau bidan." Zaldi menggeleng. "Nanggung, kurang dikit." Lelaki itu kembali menuju pada Elleanor. "Sudah terlihat,” kata Zaldi. "Tetap dorong pelan-pelan!” "Jangan khawatir!" kata Zaldi. "Hal ini normal terjadi. Dia hanya terlalu lelah. Aku akan kasih IV biar cepat pulih." "Kamu yakin dia baik-baik aja?” "Tentu." Zaldi tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN