Aksa berjalan menjauhi ruangan di mana Rania dirawat, ia pun tak tau kenapa ia begini. Di satu sisi ia ingin terus bersama Rania, di sisi lain ia merasa dihianati saat melihat Rania bersama Randi tadi pagi. Aksa segera mengendarai mobilnya untuk kembali ke kantor. Ia memutuskan untuk ke kantor saja daripada tetap di rumah sakit, ia takut nanti kalau ia melampiaskan amarahnya kepada Rania. Jadi ia memutuskan untuk menyibukkan diri dengan pekerjaannya agar tak memikirkan Rania lagi. Sedangkan Rania, tadi Aksa sudah menugaskan salah satu orangnya untuk menjaga Rania di rumah sakit. “Sepertinya pilihanku tepat,” ucap Aksa lagi. **** Terlihat Aksa masih berkutat dengan laptopnya itu, padahal sudah jam sepuluh malam Aksa masih saja berada di kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya. Ia

