Bab 24. Rania vs Luna

1328 Kata

“Kebetulan sekali kita bertemu di sini,” kata Luna dengan nada cemeehnya. “Luna…” lirih Rania. Yang menabrak Rania adalah Luna, ia tak tau kenapa Luna bisa ada di kantornya sekarang. “Bu Luna?” sapa beberapa orang yang lewat di depannya. “Bu Luna anda di sini.” Nesa juga ikut mengambil muka di hadapan Luna. “Kamu bekerja di sini ya, boleh juga.” Luna menyeringai saat mengatakan itu. Dari tatapan Luna saja, Rania tau kalau Luna menaruh kebencian terhadapnya. Apalagi Luna berbicara padanya dengan nada cibiran. Seakan-akan Rania memiliki kasta yang rendah dibandingkan dengannya. Rania masih diam tak menjawab perkataan Luna, ia tak inigin mencari masalah di kantor dan berakhir ia akan dipecat dari kantor. “Tunggu nanti ya,” kata Luna lagi, lalu benar-benar pergi dari situ. “Ran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN