Hari-hari berjalan begitu sangat lambat, namun tidak seperti hari-hari sebelumnya, kini hari Jesica diringankan oleh keberadaan Rey. Setiap akhir pekan Jesica akan pergi ke rumah sakit untuk menjenguk ibunya, lalu dia akan menemui Rey secara diam-diam. Mengenang masa lalu mereka atau hanya sekedar bercanda seperti dulu lagi. Rey selalu bisa membuat Jesica ingin hidup lebih lama di dunia ini. Iya, Jesica tau ini salah, seorang wanita yang sudah memiliki suami tidak pantas berhubungan dengan pria lain, apalagi sampai memiliki kekasih. Namun memlih antara Rey dan Joshua benar-benar sulit. Dia membutuhkan Joshua sampai ibunya sembuh disatu sisi dia juga tidak ingin kehilangan Rey. Tok...tok...tok Sebuah ketukan pintu membuyarkan lamunan Jesica, Jesica buru-buru membukakan pintunya, soso

