*** Victory tak bisa menenangkan dirinya, pria muda itu mondar mandir di dalam kamarnya saking bingungnya ia dengan keadaanya saat ini. Yang membuat dirinya bingung adalah teman sedari lahir yang dinamakannya dengan winner junior itu tidak mau tidur sejak insiden di kamar Icha tadi. “Winner… kamu harus tidur, tolonglah… kalau kamu enggak tidur, aku yang nggak bisa tidur jadinya… hiks!” bujuk Vic pada winner yang tampak sudah siap sekali memperoleh kemenangan malam ini. Hasratnya untuk menidurkan Winner dengan cara lain semakin menjadi-jadi, Victory pun mulai membelai bahkan menyentil dengan kuat. “Tidur nggak kamu? Tidur nggak?” CTAK! “Aaaww!!! Aaaakk!” Teriak Vic ketika ia menyentil dengan terlalu kuat. Bukannya tidur, Winner malah semakin kuat, keras, dan siap tempur, membuat tua

