*** Hari pertunangan Icha tiba. Gadis itu sedang berada di kamarnya, ia merias dirinya dengan make up tipis. Dinandra datang dengan membawa gaun putih di tangannya. "Loh? Make up kenapa enggak manggil MUA aja?" tanya Dinandra. "Enggak usah, Ma... Icha gak suka make up tebel." "Ya sudah... Cha, kita nggak usah pakai baju dari desainer... coba lihat ini." "Apa itu, Ma?" "Ini gaun mendiang Mama kamu..." jawab Dinandra dengan mata berkaca-kaca. Icha tampak kaget, ia mendekat ke arah Dinandra kemudian mengambil gaun itu. "Mama... ini beneran gaun punya Mama..." Icha mengambil sebuah bingkai foto, dan mencocokan gaun di tangannya dengan gaun yang ibunya pakai di dalam foto. Icha senang sekali karena gaun itu sangat cocok, ia bisa mengenakan pakaian ibunya semasa hidup adalah suatu kebang

