Hari itu gerimis. Hari dimana adalah hari yang membahagiakan bagi Azura dan keluarga kecilnya. Selain acara syukuran karena hadirnya putra pertamanya, juga semua keluarga besar dan teman-temannya hadir disana. Guna memberikan ucapan selamat. Azura berdiri dengan menggendong bayinya sembari bergerak-gerak kecil mengayunkan lengannya menenangkan Rayan yang sedari tadi menangis. Alvaro yang sibuk menghias rumah bersama Maliq dan Bagas jadi menghentikan aktifitasnya dan mendekat pada keduanya. "Kenapa? Udah dikasih s**u belum?" Tanya suaminya sembari melirik Rayan yang masih menangis rewel. Azura mengangguk dengan wajah yang sudah ingin menangis, "ini aku gak tahu diaminnya gimana, yang. Daritadi nangis mulu, aku kasih s**u juga dia gak mau." Ngadunya dengan bibir bergetar kecil dan mata y
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


