Ep. 25 - Bahagia dan Luka

1292 Kata

"Sayang..." aku tertegun ketika Ferdi datang menghampiri sambil memelukku dari belakang. "Kenapa Fer kok gini sih..." aku berusaha menolaknya halus. Ia mengabaikan penolakanku, malah mempererat pelukannya. "Kamu ngapain disini sendiri... orang-orang mengira kamu jomblo padahal kamu sudah punya suami. Maknya aku temani kamu disini biar nggak ada yang berani mendekati kamu.." bisiknya yang membuat bulu kudukku merinding. Aku menggerak-gerakkan tubuhku agar terlepas darinya namun tetap gagal. Akhirnya aku hanya bisa pasrah dengan perlakuannya. "Duduk yuk, saya capek berdiri terus" pintaku yang merasa lelah setelah cukup lama dipeluknya. Ia melepaskan tangannya dan mengajakku duduk disampingnya seraya menikmati keindahan pantai yang berada tepat didepan kami. Kalau saja Beni ada disini b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN