Seminggu berlalu ini waktunya aku berkegiatan kembali, aku bekerja sebagai HRD di hotel milik Ferdi. Senang karena aku bisa akrab dengan semua pegawai dan staff meski belum pernah bertemu sebelumnya. Aku sudah meminta pada Ferdi agar bersikap profesional, namun ia tidak bisa. Ia terus menemuiku di waktu senggangnya dan membuatku malu pada semua staff yang melihat. "Permisi bu.. ada tamu VIP yang ingin berjumpa dengan ibu.." Dina Resepsionis memberitahuku. "Untuk urusan apa Din? Namanya siapa?" sahutku. "Saya juga kurang tau bu, karena dari tadi ia memaksa meminta untuk bertemu dengan bu Gita" jawabnya. "Oo iya baiklah.. Dimana dia berada?" tanyaku pada Dina, dan ia segera menunjuk kan jempol kearah belakang. Tak lama seseorang masuk keruanganku dengan gaya sedikit sombong. Ia juga men

