Part 60

1005 Kata

18 tahun kemudian... Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Dan kini sudah berjalan 15 tahun begitu saja. "Pagi ma, pa," ujar seorang laki-laki yang sekiranya berusia sekitar 17 tahun itu. "Pagi sayang," jawab Nazwa dan Alif bersamaan. "Kakak kamu belum turun?" tanya Nazwa. "Belum ma, mungkin bentar lagi kakak turun," ujar laki-laki itu. Benar saja, tak lama kemudian, Azza pun turun. "Pagi ma, pa," sapa Azza ketika sampai di meja makan. "Pagi sayang," jawab orang tuanya. "Aku gak di sapa nih," ujar laki-laki yabg ada di samping nya. "Uluh-uluh, jadi adik aku ini mau di ucapin selamat pagi nih?" ujar Azza pada nya. "Apaan sih kak," balas adik nya itu kesal. Azza yang melihat itupun tertawa. "Ya ampun, ngambek dia. Morning Dafa kang ngambek," ujar Azza. Namun tak di gubris ol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN