Azza tengah duduk di tepi ranjang nya sambil melihat foto Alif dan Nazwa. Dia mengusap foto tersebut. Air matanya perlahan turun dan jatuh di atas bingkai foto tersebut. Azza memeluk foto tersebut. "Ma, pa. Kalian pasti udah senang ya di surga. Doain Azza ya biar bisa jagin Dafa sama Laura," ujar Azza. "Sebenarnya Azza gak mau kehilangan kalian. Azza gak bisa hidup tanpa kalian, tapi Azza harus kuat demi adik-adik." Azza mengusap air matanya. Sebuah tangan menyentuh bahu Azza. Dia pun melihat ke tangan tersebut. Ternyata itu adalah tangan Dafa. Dafa duduk di sebelah Dafa. "Kakak masih punya aku, jadi kakak gak usah merasa kesepian," ujar Dafa menguatkan kakaknya itu. Azza pun tersenyum kepada adiknya itu. Mereka pun saling berpelukan untuk menyalurkan kekuatan satu sama lain. Sed

