Alif yang baru saja membuka matanya melihat Nazwa yang tengah tersenyum kepada nya. "Sa... sayang," ujar Alif terbata-bata. Nazwa yang mendengar itupun langsung tersenyum. "Mas Alif udah sadar?" tanya Nazwa. Alif menganggukkan kepalanya lemah. Alif merasakan sesuatu yang berat di tangannya. Lalu Alif pun menoleh untuk melihat ada apa di dekat tangan nya. Dia pun melihat seorang bayi disana. Alif pun menatap mata Nazwa dengan tatapan yang penuh tanya. Nazwa pun mengangguk. "Dia putri kita mas," ujar Nazwa yang sukses membuat air mata Alif jatuh. Alif pun berusaha untuk duduk. Bu Suci pun membantu Alif untuk menyandarkan tubuhnya ke dinding. Alif pun menggendong bayi nya itu. "Beneran ini putri kita?" tanya Alif tidak percaya. "Iya mas, dia putri kita." Alif pun langsung menci

