Liam kembali seperti sedia kala. Setelah mendengar secara langsung dari Markus jika Doni dan keluarganya murni meninggal karena kecelakaan, bukan karena adanya sabotase, Liam lega, benar-benar lega. Liam baru saja akan kembali bekerja ketika ada pesan masuk dari nomor yang tak ada dalam daftar kontaknya. "Nomor siapa ya?" tanyanya penasaran. Entah kenapa dorongan untuk membuka pesan tersebut sangat besar. Padahal biasanya Liam akan mengabaikan pesan dari nomor yang tak ia kenal. Karena rasa penasarannya begitu tinggi, Liam akhirnya membuka pesan tersebut. "Doni dan keluarganya meninggal karena lo, Liam." Shock, itulah yang saat ini Liam rasakan. Saking shocknya dengan voice note yang baru saja ia dengar, kedua tangannya bahkan sampai bergetar hebat, dan kini mulai mengeluarkan kerin

