Raka baru saja akan keluar dari kamar ketika hpnya yang ada di atas tempat tidur berdering. Raka mengurungkan niatnya untuk keluar dari kamar, lalu mengangkat panggilan dari Osko. "Ada apa, Osko?" "Ada hal penting yang mau saya sampaikan, Tuan. Ini tentang Tuan Liam dan Dewa." "Katakan," balas Raka dengan perasaan was-was. Entah kenapa sejak tahu kalau Dewa pergi menemui Liam, perasaan Raka menjadi tak tenang, bahkan semalam Rakan tidak bisa tidur nyenyak. Osko lantas memberi tahu Raka tentang informasi terbaru yang ia miliki. Raka melotot, benar-benar terkejut setelah mendengar penjelasan Osko. "Apa kamu yakin, Osko?" "Saya yakin, Tuan." "1 milliar, itu uang yang Dewa minta dari Liam?" Raka kembali memperjelas. "Iya, Tuan." "Kenapa Liam memberikan uang sebanyak itu pada D

