Selamat membaca! Selesai mengeluarkan peluru dari kakinya, kini Alexa membonceng Sandra dengan menggunakan motor cross yang tadi dinaikinya. Laju motor yang sangat lamban membuat Sandra menjadi tidak sabaran karena ia ingin secepat mungkin menemui Merry. "Alexa tambah lagi kecepatannya!" titah Sandra yang sudah mengetahui nama Alexa setelah keduanya saling berkenalan. "Baiklah." Alexa pun mulai memacu kecepatan motor untuk mengikuti apa yang diminta oleh Sandra. Sampai akhirnya, laju motor pun terhenti tepat di pintu belakang rumah yang terbuka lebar. Sandra bergegas turun dari motor lalu mulai melangkah masuk ke dalam rumah dengan tertatih akibat luka tembak pada kakinya. Saat pandangan matanya mulai melihat sekeliling ruangan yang dilewatinya, tiba-tiba saja sorot matanya terhenti d

