51 end of part

615 Kata

Diruang tamu suasana masih saja tegang,keheningan antara Fey dan Aksa masih melingkupi, hanya ada mereka berdua,tanpa Kamayel disisi mereka. "Jadi mau Kamu apa? Kita udah jalan sejauh ini,harus mundur juga? Gimana sama Kamayel" kata Aksa dengan frustasi. Istrinya itu hanya menangis tanpa mau mengatakan apapun. Fakta yang baru saja mereka tau sangat membuat terpukul terlebih pada Fey. "Seandainya kita pisah Rara..." Ucapan Fey terpotong karena dengan cepat Aksa meraup gadis itu ke dalam pelukannya. Sama sekali tidak ada dalam imajinasi ketika Fey mengatakan perpisahan antara keduanya. "Stop omong kosong ini!!" Bentak Aksa untuk pertama kali sejak mereka menikah. Selama ini Semarah apapun seorang Aksa dia jarang sekali membentak terlebih pada Istrinya itu. Dan bentakan Aksa membuat Fey be

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN