Aksa menghela nafas pelan ketika melihat laptop di depannya yang sedang menampilkan deretan angka,sudah pasti membuat siapa saja yang melihat pusing karenanya. Ia melirik jam yang ada di dinding,sudah jam 9 pikirnya. Selepas makan malam tadi dirinya sudah kabur ke ruang kerjanya untuk mengecek laporan yang Dema kirim beberapa waktu lalu. Memang setiap bulan Aksa akan menerima laporan dari Dema,sahabat sekaligus orang kepercayaannya yang mengurus kantornya di Jogjakarta. "Udah kamu minum s**u nya?" tanya Aksa ketika Fey meletakkan segelas s**u putih untuknya. Sudaj menjadi kebiasaan Fey memaksa Aksa untuk minum s**u sebelum tidur,dulu sebelum menikah Aksa tidak pernah mengkonsumsi s**u sebelum tidur,ia lebih sering minum kopi untuk menemani malamnya karena pekerjaaannya yang selalu awet,s

