SELAMAT MEMBACA *** Saat memasuki ruangannya Arjuna langsung mengistirahatkan tubuhnya yang terasa begitu lelah. Setelah seharian memeriksa pasien yang tidak ada habisnya, akhirnya sekarang dia bisa istirahat dengan tenang. Melihat jam di pergelangan tangannya, sudah menunjukkan pukul empat sore. Pantas saja sejak tadi perutnya terasa lapar, dia ingat tadi hanya makan sepotong roti dan sebotol air mineral saking sibuknya. Tok... Tok...Tok... Arjuna menoleh kearah pintu, ingin tau siapa yang mengetuknya. Saat di lihat, ternyata Marina. Salah satu dokter perempuan, yang dekat dengannya sejak lama. Bahkan sebelum dia pindah ke rumah sakit yang sekarang, Arjuna sudah mengenal Marina lebih dulu karena mereka adalah teman kuliah. Bahkan Marina juga mengenal Rinjani. "Capek ya?" tanya per

