Kemesraan di Dalam Kamar Pengantin

1039 Kata

“Tadi Mama yang ketuk pintu,” ujar Lintang setelah Ajeng bertanya siapa yang mengetuk pintu kamar mereka. Lintang kembali duduk bersimpuh di depan Ajeng yang masih betah duduk di sofa. “Oh, Ngobrol apa?” tanya Ajeng lagi. Lintang tersenyum hangat, mengambil tangan Ajeng dan menumpunya di atas pangkuan Ajeng. “Mama titip pesan, suruh kamu buat aku senang malam ini.” Ajeng menutup mulutnya menahan tawa. Dia mencubit pipi Lintang gemas, dan Lintang membalas cubitan Ajeng dengan mencium telapak tangannya, seraya memandang wajah Ajeng dengan wajah sayunya. Puas memandang Ajeng, Lintang bangkit dari duduk simpuhnya, menarik kedua lengan Ajeng dan mendekatkannya ke tubuhnya, lalu memeluknya. Sebentar kemudian, Lintang menggendong Ajeng bak tuan putri, membawanya menuju ranjang pengantin, d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN