Bahagia Ajeng dan Lintang (TAMAT)

1003 Kata

“Haha … kayaknya anakku bakal ngemong deh, Si Latisha manja. Kebalikan aku dan kamu. Dulu kan aku manja banget ke kamu.” “Masa sih?” “Peratiin deh, Tari suka banget ngasih-ngasih makanan ke Latisha.” Ajeng memperhatikan gerak-gerik Latisha dan Tari, tampak Tari lebih mengalah dari Latisha dan beberapa kali berusaha memberi sesuatu ke Latisha. Ajeng tertawa kecil dan mengangguk. Dan sekarang Latisha sudah menolak makanan darinya dan memilih makanan yang disodorkan Tari. “By the way, usia Kivan dan Latisha bisa sedekat itu ya, Jeng? Kamu nggak KB?” tanya Gita tiba-tiba. “KB, Git. Tapi mungkin keknya aku nggak rutin aja, eh … jebol.” “Haha. Itu Mas Lintang aja yang terlalu semangat. Curiga ih, pasti setiap hari.” “Apanya yang setiap hari?” “Ah, pura-pura nggak tau nih.” Gita mencubit

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN