“Sepertinya dia masih memiliki pekerjaan di luar, karena tadi kami sempat berbicara sebentar. Dia pasti akan pulang secepatnya. Kau tunggu saja di sana, dan jangan pergi ke mana-mana untuk mencarinya.” “Ya, baiklah.” Yaya menganggukkan kepalanya tanpa sadar. Setelah itu, ia segera menyudahi panggilan mereka, dan menunggu kepulangan El di atas sofa ruang tengah dengan televisi yang sedang menampilkan sebuah acara. *** Chapter 29 - A Secret El baru pulang ke apartemen sekitar pukul dua belas malam, dan mendapati Yaya yang sedang tertidur di atas sofa bed ruang tengah dengan layar televisi yang masih menyala. Yaya pasti sengaja menunggunya di sana, sehingga ia segera menggendong tubuh wanita itu ke arah kamar mereka. “El?” panggil Yaya sembari mengerjap-ngerjapkan kedua matanya, karen

