12 tahun kemudian, Anabell merasakan rumput menggelitik telapak kakinya yang dia biarkan tanpa alas sejak mereka berjalan memutari taman komplek yang asri. Rasanya menyenangkan bisa melakukan kegiatan yang sudah sebulan ini rutin dia lakukan. Anabell menarik napasnya menghirup udara segar di sekitarnya dan menghembuskannya perlahan. Membiarkan saja angin menerbangkan helaian rambutnya yang keluar dari gelungan ikatan rambutnya. Walaupun dia sekarang lebih cepat letih, tidur tidak nyenyak dan lebih banyak merepotkan tapi dia menikmatinya. Lebih dari apapun. Apa yang dirasakannya ini sesuatu yang luar biasa. Genggaman tangan mungil yang sejak tadi mengikutinya terlepas membuatnya seketika menoleh dan tersenyum geli ketika mendapati malaikat tampannya duduk selonjoran di atas rumput. Ma

