"Kak Gio, lepasin tangan Geva," pintanya. "Don't Rosie. Stay with me, please?" Gio menggenggam tangan Rosie bahkan dengan kedua tangannya mencoba meyakinkan kalau dia memang tidak mau gadis itu pergi. Tatapannya nanar dan jelas takut kehilangan. Pada seseorang yang sudah mengusiknya, mengisi kekosongan hatinya dan diberi ikrar janji untuk melindunginya, bagaimana bisa Gio melepaskannya begitu saja? Geva menghela napas lalu dengan satu sentakan dia menarik paksa tangannya. Membuat Gio benar-benar terkejut tidak bisa bersuara sampai Rosie berbalik dan menarik tangan Nino membawanya keluar dengan langkah lebar. Yang ada di dalam genggamannya sekarang hanya serupa angin. Tak berwujud tapi ada memberi sekali lagi hawa dingin yang terus merambat naik. Gio terduduk di bangku masih tetap mem

