Episode 36

1064 Kata

Tanvir cemberut mendengar ucapan Kakak Iparnya, jengkel sekali rasanya setiap mendengar gadis itu memuji Zein. Sebuah mobil lemusin hitam melaju indah membela udara jalan raya, rasa tidak nyaman menerpa owner ZEM. Pria itu heran melihat tingkah Adiknya, Tanvir sengaja duduk di depannya dan menatap bibirnya seakan mereka adalah sepasang kekasih sesama jenis. "Apanya yang bagus? Bentuk bibir Kak Zein biasa saja, lebih bagus milikku." Plak ... Zein menggeplak kepala adiknya." Kau akan membuat orang berpikir yang tidak benar, Tanvir. Untuk apa kau memperhatikan bibir ku?" Tegurnya. Tanvir mengelus kepalanya yang terasa nyeri akibat geplakan Kakaknya, pria itu memang kalem tapi sekali pukul rasanya seperti terkena lemparan batu besar. Faeyza menahan diri untuk tidak tertawa melihat kemony

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN