Malam telah datang, sehabis sholat isya keluarga Mizuruky datang ke rumah Faeyza. Maulana membawakan seserahan untuk melamar gadis itu, sengaja hanya bersama Istrinya. Dhania dan Ghifari menyambut mereka dengan ramah dan tangan terbuka sekalipun tidak tahu maksud dan tujuan kedatangan tamunya tersebut. “Tuan Besar dan Nyonya besar kemari ada keperluan apa?” tanya Ghifari sopan, dia sudah bekerja di perusahaan Mizuruky menjadi tukang kebun sangat lama, baru kali ini majikannya itu datang berkunjung. “Saya ingin melamar Faeyza untuk Zein, saya rasa hubungan mereka sangat dekat. Jadi Saya ingin mereka segera menikah,” jelas Maulana ramah. Ghifari sedikit terkejut dia mengalihkan perhatiannya pada putri pertamanya seakan meminta penjelasan tentang kedekatan hubungannya dengan pemilik perusa

