Part 37

1447 Kata

Bu Nur masuk ke dalam rumah, sambil membawa bungkusan di tangannya. Ia melewati suaminya yang sedang celingak-celinguk di pintu belakang rumah. "Sedang apa, Pa?" Pak Aryo menoleh, dengan wajah bingung. "Sepatu papa ga ada, Bu." "Ada tuh, tadi ibu pakai ke warung," sahut Bu Nur dengan polosnya. Ia meletakkan bungkusan di atas meja kitchen set. Pak Aryo terkekeh. "Walah, ga anak, ga istri, ga mantu. Senang banget sih pake sendal atau sepatu Papa." "Sendal Ibu ketinggian, jadi pinjem sepatu Papa tadi," sahut Bu Nur sambil menyeringai. Pak Aryo hanya bisa menggelengkan kepala melihat tingkah istrinya. "Ibu sampe diliatin orang, siang-siang pake gamis beling-beling kondangan tapi sepatunya bapak-bapak, kebesaran lagi! Hampir tertinggal tadi saat ibu melangkah," kekeh Bu Nur kembali

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN