Part 45

1455 Kata

Ada sedikit mature ya. Anak perawan jangan baca, apalagi mengikutinya???? Juwi tertunduk malu di depan mertuanya. Sedari tadi mata Bu Lani memperhatikan Juwi dengan seksama, mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut. Baru kali ini Bu Lani benar-benar melihat dengan jelas secara dekat, Juwita Meilani menantunya. Matanya sedikit sipit, kulitnya putih s**u, rambutnya juga panjang, benar-benar mirip artis Tiongkok. Lumayanlah. Bu Lani bermonolog. Juwi bingung mau bicara apa di depan mertuanya, sedari tadi ia hanya memilin-milin ujung bajunya dengan gelisah. Devit yang diminta ibunya keluar sebentar tak kunjung kembali. "Eeehhm." "Cebok, eeh...!" Juwi latah menutup mulutnya, deheman Bu Lani membuat penyakit latahnya kambuh. "Maaf, Ma," cicit Juwi pelan, tanpa berani melihat ke arah mertu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN