Memang tidak ada pilihan lain, Cernunnos membawa Amy ke pondok elf terdekat milik Ash. Pondok tersebut tidak jauh dari lokasi “bar alam terbuka” yang sudah mereka masuki sebelumnya. Pondoknya sendiri terbentuk dari tiga batang pohon besar yang saling menyatukan diri membentuk dinding dan atap kubah. Sekilas, bentuknya seperti setengah bola. Bagian dalamnya tidak terlalu luas, hanya ada meja, kursi, dan ranjang dari kayu dengan kasur berasal dari isian bulu angsa. Amy terbaring di atas ranjang dengan kondisi masih tak sadarkan diri. “Apa yang terjadi ini?” Ash bertanya begitu melihat kondisi Amy. Dia sudah melihat perseteruan antara Cernunnos dan roh jahat tadi, dan tidak terkejut Cernunnos akan memenangkannya. Dia memasang wajah penuh tanya. “Siapa pelaku yang memanah?” “Masih kupikir

