Javin sedang mengerjakan pekerjaannya sedangkan Aletta ia tertidur di sofa dengan posisi duduk, pria itu menoleh dan menatapnya beberapa saat lalu tersenyum kecil. Javin berhenti mengetik di laptop lalu berbalik menghadap Aletta, dengan hati-hati ia menggendong Aletta menuju kamar. Wanita itu sedikit merengek ketika Javin menurunkannya di tempat tidur, pria itu mengusap wajah Aletta dari rambut yang menutupi dan mencium dahinya sebentar lalu kembali ke luar membiarkan Aletta beristirahat. "Aletta, wake up." Aletta mengerang kesal. "Hey," "Shut up!" Terdengar kekehan geli di telinga Aletta membuatnya mengerjapkan mata lalu menatap sekeliling, ini bukan kamarnya. "Sudah sampai, sayang. Kau bisa lanjutkan tidurmu nanti," Aletta menoleh pada Javin yang menatapnya geli. "Kita dimana?" "B

