31

1090 Kata

Saat Mas Arman terbelalak aku hanya tersenyum tipis sambil melambai kecil lalu masuk ke lift bersama rombongan para petinggi kami, lelaki itu bahkan tidak berkedip sedikitpun saat aku sudah masuk dan berdiri di belakang bos dengan anggun lalu pintu liftnya tertutup. Suasana rapat berlangsung dengan ramah tidak menegangkan sedikitpun, bahkan cenderung santai tapi semua orang bebas mengemukakan pendapat. Kuperhatikan prosesnya dengan seksama, kudengarkan bagaimana mereka berinteraksi dan bagaimana cara mereka menyampaikan pendapatnya kepada pemilik perusahaan dan anaknya yang memegang tampuk kepemimpinan. Diskusi berjalan dengan santun, masing-masing manajer yang memegang divisi mereka, melaporkan progres bulanan dan apa yang akan mereka rencanakan berikutnya serta visi misi mereka dalam b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN