Kuletakkan kembali ponselku ke atas meja sembari meyakinkan diri bahwa semuanya akan baik-baik saja. Wanita itu hanya pura-pura, ia cari muka dan mencoba menjatuhkan martabatku di depan Mas Renaldi, dia sampai rela dirawat di rumah sakit demi membuatku terlihat bersalah dan mendapatkan kesempatan bersama Mas Renaldi. Sampai jam 10.00 malam aku tidak bisa meminjamkan mata karena pikiranku terus berisik memikirkan apa yang akan kuhadapi di hari esok karena perbuatan Lorena. Hari ini kami saling menjambak tapi esok hari mungkin kami akan saling melenyapkan. Kalau bukan aku yang mengalahkan dia, pasti akulah yang akan dikorbankan. Wanita itu ambisius, dan orang ambisius tidak akan berhenti sampai mendapatkan keinginannya. Mereka akan lakukan apapun untuk mendapatkan kemauannya termasuk den

