ICHYL:38 - Bersama yang Tersayang

1195 Kata

"Kamu hampir aku tinggal tidur saking lamanya, tahu nggak?" Erlin menatap Mika lalu sedikit menundukkan kepalanya. "Maaf, Kak," cicitnya pelan. "Mana caramel macchiato aku?" Erlin lantas mengulurkan cup minuman yang diminta Mika tersebut. Saat Mika menyebut 'kopi' maka yang dimaksudnya adalah caramel macciato, perutnya tidak kuat menerima kopi yang terlalu pekat dan harus ada manis-manisnya. Mika langsung menyahut cup kopi dingin itu dan meminumnya beberapa sedotan, membuat kepalanya berangsur-angsur mendingin serta otot-otot tubuhnya yang tegang itu perlahan rileks. Mika menarik napas panjang, ia ingin langsung mengatakan sesuatu tapi tak jadi lantaran melihat gestur tak nyaman Erlin. Erlin tampak duduk dengan punggung sedikit bungkuk dan kepala menunduk, pandangan Mika kemudian turu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN