ICHYL:10 - Takdir Marco

1010 Kata

Maksud hati Marco berteriak untuk mengeluarkan segala rasa frustrasinya, tetapi ternyata itu justru menambah rasa frustrasinya lantaran ia bahkan tidak bisa mendengar suara teriakannya sendiri. Benarkah itu cukup kencang untuk disebut teriak, atau malah normal seperti sedang bicara seperti biasa. Awalnya Marco sebisa mungkin ingin menyembunyikan kekurangannya ini dari Mika. Bukan karena ia merasa malu dan rendah diri, melainkan ia merasa belum siap melihat Mika menatapnya dengan sorot kasihan, seperti yang orang-orang lakukan saat baru tahu tentang keadaannya ini. Untuk itulah Marco berusaha keras agar terlihat ‘normal’ dengan menanggalkan alat bantu dengarnya dan membiasakan diri berkomunikasi dengan membaca gerak bibir lawan bicaranya. Sangat tidak mudah bagi Marco menerima kenyataan ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN