Jam baru menunjukkan pukul tujuh pagi dan toko roti Marco belum buka, Bayu sendiri baru masuk dan berniat sarapan dulu sebelum memulai pekerjaan, ketika lelaki muda itu dikejutkan dengan suara mesin bor, ketukan palu, dan obrolan beberapa manusia di depan toko. Bayu lantas mengintip ke luar dan mendapati dua orang pekerja sedang memasang papan nama dan plang nama tomo cukup besar di depan toko. Bayu pun segera memberi tahu Marco, pasalnya Bayu sama sekali tidak tahu Marco akhirnya memesan plang nama. Bahkan nama tokonya saja Bayu juga tidak tahu. Dengan rambut yang masih basah dan tubuh kedinginan usai mandi, Marco pun mengecek ke luar sendiri. "Ada apa ini?" tanya Marco, menghentikan kedua pekerja itu. Seorang pekerja mematikan mesin bor, dan sejenak menghentikan pekerjaan mereka. "Ka

