Jika kau ingin membuatku bad mood sepanjang hari, maka selamat, kau adalah ahlinya —Mia Oswald _______________________________________ Musim dingin Phoenix, 8 Desember 11.30 a.m. Berengsek! Seharusnya aku membanting pintu ruangannya keras-keras. Bukan malah menutupnya pelan lalu memperlihatkan muka masam saat kembali ke kubikelku. Benita yang pekerjaannya sudah sangat banyak sampai menyempatkan diri berhenti mengetik, lalu sedikit mendorong kursinya kebelakang dan berputar menghadapku. “Mia, apa kau baik-baik saja?” tanya wanita itu, terselip nada khawatir dalam suaranya. “Ya. Aku baik-baik saja, Nita,” jawabku pelan. Berhubung sudah hampir sebulan ini kami kerja bersama, Benita memintaku memanggil nama kecilnya supaya lebih akrab. Jadi, aku juga memintanya melakukan hal yang sa

