Selain diktator dan otoriter, dia juga konyol —Mia Oswald _______________________________________ Musim dingin Brooklyn, 24 Desember 11.30 a.m Sebenarnya aku bingung menghadapi Dominic Molchior. Pria itu sungguh tidak bisa ditebak. Sepanjang waktu marah-marah, mengganti jadwal seenak jidatnya satu jam sebelum pertemuan dengan divisi pemasaran atau orang lapangan, dan masih banyak hal lain. Lalu, tiba-tiba dia membawaku ke Brooklyn dan membantu biaya operasi ayahku. Apa maksud dan tujuan Dominic melakukannya padaku? Dari mana dia tahu keadaanku? Apa mungkin dia membantuku karena ada maksud tertentu? Sebab dilihat dari segi mana pun, otaknya selalu mengarah pada satu hal. “Kau mengoleksi buku resep Gordon Ramsay?” tanya Dominic. Lamunanku tesentak seketika dan baru sadar jika therm

